Indonesia Bangkit

Give More . . . . Get More

“Proyek kedua : Led bobo “

Posted by yunus07elektro pada Agustus 17, 2008

Sebenarnya ini merupakan proyek yang paling sederhana, saya namakan led bobo dan mungkin berbeda nama nya dengan yang lain ( hanya namanya . . .🙂 .Pada dasarnya menggunakan prinsip resistor sebagai pembagi tegangan. Di sini saya memakai potensio dan ldr sebagai komponen utama dalam membagi tegangan untuk digunakan dalam menghidupkan led. Led merah, akan menyala jika diberikan tegangan minimal sekitar 2 V yaitu nilai forward bias voltage. LDR ( Light Dependent Resistor )  sensitif terhadap cahaya dan dapat dikatakan memiliki koefisien negatif karena semakin besar intensitas cahaya maka semakin kecil hambatannya. Potensio digunakan untuk mengkalibrasi. Cara kerjanya adalah led akan menyala jika lampu sebuah ruangan dimatikan, saat itu diterapkan pada kamar tidur.

Pada saat lampu dimatikan kita memutar potensio agar led dapat menyala. Sungguh sangat sederhana sekali. Saat ini lagi-lagi saya masih menggunakan pcb bolong. Saya menggunakan catu daya 3 V berupa baterai abc AA 2 buah. Dalam praktiknya alat itu masih berfungsi selama beberapa hari, ini menunjukkan bahwa sangat sedikit arus yang ditarik ketika led hidup. Dalam pikiran saya, hal ini bisa diterapkan dalam lampu penerangan otomatis. Dengan modal yang kecil dapat mendapatkan hasil yang diinginkan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: