Indonesia Bangkit

Give More . . . . Get More

Ramahnya penduduk desa

Posted by yunus07elektro pada Oktober 2, 2008

Kehidupan di kota sangatlah berbeda dengan kehidupan di desa. Hal itu dapat terlihat dari ambisi penduduk kota yang sangat besar dan penduduk desa yang selalu merasa kecukupan. Lingkungan di kota yang serba mewah dan lengkap turut membentuk karakter penduduknya. Perbedaan akan terasa jika kita yang biasanya berbaur dengan penduduk kota, kemudian berbaur dengan penduduk desa. Memang, penduduk desa tidak begitu tergoda dengan kehidupan mewah, asalkan kebutuhan pangan, sandang dan papan telah tercukupi maka makmurlah hidup mereka. Berbeda dengan penduduk kota yang kebutuhannya tiada batas dan selalu menginginkan kemewahan. Rasa kekeluargaan yang sangat kental terjalin pada setiap penduduk desa sedangkan rata-rata penduduk kota memiliki rasa egois yang tinggi.

Hal ini dapat dirasakan jika kita mencoba untuk terjun langsung ke dalam penduduk desa. Pernah saya alami suatu kejadian dalam beberapa hari terakhir ini. Ketika saya dan keluarga mencoba untuk mencari seseorang di suatu desa. Kami hanya bermodalkan ingatan yang agak kabur, dengan niat silahturahmi. Saat memasuki pedesaan dan perasaan bingung menyelimuti kami, kami memberanikan diri untuk bertanya. Beberapa kali kami bertanya dan merasakan sesuatu yang berbeda. Setiap kali kami bertanya pada salah satu penduduk desa, ternyata yang sibuk tidak hanya orang itu bahkan warga sekitar turut berpikir. Hal ini menunjukkan keramahtamahan penduduk desa, yang masih menyimpan kuat rasa kekeluargaan. Hebatnya, ketika bertanya pada salah satu penduduk desa, kami dipersilakan masuk ke rumah. Kemudian membiarkan kami untuk mengingat-ingat lokasi tujuan. Bahkan kami dipersilakan untuk mencicipi makanannya. Sangatlah luar biasa, bagi kami yang belum saling mengenal seperti dianggap keluarga sendiri. Saat pamitan, kami bersalaman dengan beberapa penduduk desa yang berkumpul di rumah itu. Ada hal yang dapat dipetik hikmahnya dari kejadian ini. Sebaiknya sikap ini ditumbuhkan tidak hanya di desa bahkan di kota. Semakin terjalin tali silahturahmi di mana pun, maka bangsa Indonesia tidak akan tercerai berai dan menjadi kuat sehingga menambah khasanah keragaman di Indonesia. BHINNEKA TUNGGAL IKA . . . .

4 Tanggapan to “Ramahnya penduduk desa”

  1. iryun said

    halo nus…

  2. parnoztwow said

    link ana donk di http://hendrate07.blogspot.com/

  3. fidora said

    aslm…

    kakakQ…

    hohohoho

  4. fidora said

    link blog projecQ ya…http://fidora.wordpress.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: